About

Selasa, 29 November 2016

Ontologi

Ontology adalah teori hakikat yang mempertanyakan setiap eksistensi. Dengan demikian, sumbernya ditemukan. Berbicara tentang sumber setiap pengetahuan, dalam filsafat lahir pendekatan kedua, yaitu epistemology yang berasal dari bahasa latin, “episteme” yang berarti knowledge, yaitu pengetahuan; ”logos” berarti theory. Jadi, epistemology berarti teori pengetahuan atau teori tentang metode, cra dan dasar dari ilmu pengetahuan, atau studi tentang hakikat tertinggi, kebenaran, dan batasan ilmu manusia (Sarwar, 1994 : 22).
Dalam filsafat, epistemology adalah cabang filsafat yang meneliti asal, struktur, metode-metode, dan kesahihan pengetahuan. Istilah “epistemology” pertama kali dipakai oleh J.F. Feirer, Institutes of Metaphysics (1854 M) yang membedakan dua cabang filsafat : epistemology dan ontology. Epistemology berbeda dengan logika. Jika logikamerupakan sain formal (formal science) yang berkenaan dengan atau tentang prinsip-prinsip penalaran yang sahih, epistemology adalah sain filosofis (philosophical science) tentang asal-usul pengetahuan dan kebenaran. Puncak pengkajian epistemology adalah masalah kebenaran yng membawa keambang pintu metafisika.
Epistemology adalah analisis filosofis terhadap sumber-sumber pengetahuan. Dari mana dan bagaimana pengetahuan diperoleh, merupakan kajian epistemology. Sebagai contoh adalah semua pengetahuan berasal dari Tuhan, artinya Tuhan sebagai ilmu pengetahuan.


Sumber: Abdul Hakim, Atang. 2008. Filsafat Umum dari Metologi sampai Teofilosofi. Bandung: CV Pustaka Setia 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar